Friday, November 5, 2010

terima kasih

lagi-lagi hanya bisa mengucap kata ampuh dan mujarab itu.
lagi-lagi tidak bisa berkata kata yang lain selain itu.
lagi-lagi hanya terpaku oleh perkataan klise itu.


ya, aku hanya bisa menggunakan kata itu sebagai ungkapan, ucapan, dan balasan dari semua yang telah kamu berikan.

mungkin, kamu geregetan.
mungkin, kamu memupuk kekesalan.
mungkin, kamu memendam kegundahan.
mungkin, kamu mengurut dada semalaman.
dan mungkin-mungkin lainnya yang tidak bisa aku pecahkan.


terima kasih telah manja,
terima kasih telah sedia,
terima kasih telah setia,

terima kasih telah menginspirasi,
terima kasih telah menyayangi,
terima kasih telah mengasihi,
terima kasih telah memberi,

terima kasih telah mengingatkan,
terima kasih telah menyadarkan,
terima kasih telah perhatian.


aku memang tidak bisa mengeja cinta.
aku memang tidak bisa berceloteh mesra.
aku memang tidak bisa mengucap kata romansa.
aku memang tidak bisa merangkai kata berbunga.
namun satu yang aku tahu, aku memiliki rasa.

terima kasih, dear.





dengan segala kerendahan hati dan kesunyian diri, aku mengucap terima kasih

No comments:

Post a Comment